Bilateral Symposium Kyoto University-University of Mataram 2017

2016 02-19

KKN

BEBERAPA CATATAN KKN TEMATIK

 

  1. BUKU PEDOMAN
  • Alur pengajuan Tema KKN : dimulai dgn pengajuan judul, lalu dilakukan penilaian kelayakan oleh tim ( selama ini langsung diajukan proposal yg sudah disetujui DPL untuk diseminarkan, padahal  : 1.  Banyak DPL yg tidak faham KKN tematik, akibatnya permasalahan tidak jelas, tujuan tidak focus pada penyelesaian persoalan pd bidang KKN,  program yg ditawarkan bayak dan tidak focus, 2. KKN dilakukan di institusi yg sudah mapan sperti DPR, BPN dll à keluar dari misi KKN)
  • Hampir semua DPL tidak paham konsep KKN Tematik à akibatnya program menumpuk dn tdk fokus
  • Waktu pelepasan ditentatifkan untuk beberapa kelompok KKN (missal 10 klp) utk mempermudah adminitrasi, termasuk SPPD ketika monev dan pembimbingan)
  • Halaman 17 ditambahkan kalimat : setiap kelompok KKN harus memilih salah satu bidang kegiatan KKN yang sesuai dengan persoalan utama yang ditemukan pada lokasi KKN dan selanjutnya menyusun program pokok yg focus pada penyelesaian permasalahan dlm bidang KKN yang telah ditetapkan.
  • Hal 18. Tambahan : kelompok mhs KKN harus mengajukan tema atau topic kegiatan kepada Tim Layanan KKN untuk mendapat persetujuan
  • Alat evaluasi hrs di cantumkan sebagai lampiran
  1. PEMBEKALAN DAN PENILAIAN
  • 15 menit presentasi proposal
  • Evaluasi olh reviewer terutama : bidang kegiatan, jenis program pokok dan alokasi waktunya
  • Pembekalan moral
  • Peserta yg tdk hadir dilakukan evaluasi internal dgn reviewer
  • Penilaian dilakukan thd kelompok, keucali yg tidak hadir
  1. PROSES PELAKSANAAN
  • DPL jarang bhkan tidak pernah turun kelapanganà alas an utama SPPD tdk ada
  • Moment puasa KKN ditiadakan
  • Undang semua DPL utk penyamaan persepsi
  • Biaya KKN ditinjau kembali
  • Insentif kades perlu dipertimbangkn
  • Monev dan pembimbingan ditentatifkan

Tambahan pak ansar, pk yamin, pak kur :

  1. Tnda tangan KKN tematik : PDI/Dekan (hal 22 dan hal 34)
  2. Monev : dilakukan oleh reviewer (hal 23)
  3. Surat tugas dibuat saat presentasi
  4. Jmlah pembimbingan mak 2 per semester per DPL (hal 23 point 3)
  5. Penempatan kkn (hal 23) dilakukan oleh DPL disertai surat tugas
  6. Perbaikan proposal dilakukan atas persetujuan reviewer dan dilakukan sebelum penempatan mhs kkn (tambahkan di hal 22 point f).
  7. Pemetaaan lokasi dan tema KKN
  8. Hak prerogative reviewer utk menolak atau menerima proposal

 

2017 05-28

Bilateral Symposium Kyoto University-University of Mataram 2017

Bilateral Symposium on “Technology the Rules of Mathematics and Sciences for Sustainable Development “. The symposium is organized by 2 countries and 3 institutions, namely Faculty of Mathematic and Natural Science University of  Mataram INDONESIA ‐ Centre South East Asian Studies (CSEAS) ‐Graduate School of Pharmaceutical Sciences Kyoto University , JAPAN. This activity follows up of the MOU which was signed on February 26, 2017. This symposium will give the latest findings in the area related to Biology, Mathematics, Chemical, Physics and
Pharmaceutical Sciences and Technology. In addition,poster discussion will talk about current research trends and new research. This Symposium also can be bridging lecturers who will continue their Ph.D., research collaborations and student exchanges between three institutions

Bilateral Symivposium Kyoto University-University of Mataram 2017

 

 

Bilateral Symposium on “Technology the Rules of Mathematics and Sciences for Sustainable Development “. The symposium is organized by 2 countries and 3 institutions, namely Faculty of Mathematic and Natural Science Mataram Univ. INDONESIA ‐ Centre South East Asian Studies (CSEAS) ‐ Graduate School of Pharmaceutical Sciences Kyoto University , JAPAN. This activity follows up of the MOU which was held on February 26, 2017. This symposium will give the latest findings in the area related to Biology, Mathematics, Chemical, Physics and
Pharmaceutical Sciences and Technology. In addition, poster discussion will talk about current research trends and new research. This Symposium also can be bridging lecturers who will continue their Ph.D., research collaborations and student exchanges between three institutions